Menu ✖

Mode Gelap
Cermin yang Dikirim Langit di Tengah Ragu—Saat Semesta Memberi Tanda dan Menggenapkan Kehendak-Nya “Habib Syarief: 4 Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Jalan Menyelamatkan Anak Indonesia” “Saat Polarisasi Menguat, 4 Pilar Didorong Jadi Kompas Moral Bangsa” Di Antara Nafas dan Langkah: Mencari Arah Hidup dalam Cermin Kebermanfaatan DPR RI Habib Syarief : Menakar Kebijakan PPPK Paruh Waktu: Antara Efektivitas, Keadilan, dan Beban Anggaran Negara ” Ketika Piring Lebih Diutamakan dari Pikiran “

Collection

Merawat Api Perjuangan: BANSER Wilayah II Sukabumi Perkuat Sinergi Organisasi

badge-check


					Merawat Api Perjuangan: BANSER Wilayah II Sukabumi Perkuat Sinergi Organisasi Perbesar

Parakansalak, Nuqtoh.or.id – Sabtu, 17 Januari 2026, halaman Pondok Pesantren Riyadhutholibiyah Kp. Lebakpicung RT.01/08 Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak, menjelma menjadi ruang temu yang hangat dan penuh makna. Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) se-Wilayah II Kabupaten Sukabumi berkumpul dalam kegiatan Silaturahim Akbar, sebuah pertemuan yang tidak sekadar mempertautkan tangan, tetapi juga menyambungkan semangat pengabdian.

Kegiatan ini digelar sebagai ikhtiar memperkokoh solidaritas antaranggota Banser di Wilayah II Kabupaten Sukabumi. Di tengah dinamika sosial yang terus bergerak, Banser menyadari bahwa kekuatan organisasi bukan hanya terletak pada barisan yang rapi, tetapi pada hati yang saling terikat oleh nilai-nilai perjuangan Ahlussunnah wal Jamaah.

Tuan rumah kegiatan, KH. Aja Sasmita, Wakil Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Sukabumi, dalam tausiyahnya menegaskan bahwa silaturahim adalah fondasi utama dalam menjaga marwah organisasi. Menurut beliau, Banser bukan sekadar pasukan pengamanan, melainkan garda terdepan penjaga kemanusiaan dan keutuhan bangsa.

“Silaturahim itu ibarat jembatan ruhani. Di atasnya kita berjalan bersama, saling menguatkan, saling meneguhkan langkah. Tanpa silaturahim, organisasi akan kehilangan denyutnya. Dengan silaturahim, Banser akan selalu hidup dan relevan bagi umat,” tutur KH. Aja Sasmita dengan penuh khidmat.

Pertemuan ini juga menjadi momentum strategis untuk membahas kesiapsiagaan Banser dalam menghadapi berbagai situasi darurat di wilayah Sukabumi. Gagasan tersebut diinisiasi oleh Syarif Hidayat, yang mendorong penguatan peran BAGANA (Banser Tanggap Bencana) serta pembentukan koordinasi tanggap darurat melalui Banser se-Wilayah II.

Menurut Syarif Hidayat, tantangan sosial dan kebencanaan yang kian kompleks menuntut Banser untuk terus meningkatkan kapasitas.

“Banser tidak boleh hanya hadir saat kegiatan seremonial. Kita harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Banser se-Wilayah II harus siap menjadi garda kemanusiaan yang sigap, cepat, dan terlatih,” tegasnya.

Agenda silaturahim ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang kental. Dialog, musyawarah, serta konsolidasi internal menjadi menu utama pertemuan. Di sela-sela kegiatan, para peserta juga meneguhkan kembali komitmen untuk menjaga ukhuwah, memperkuat kedisiplinan organisasi, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bagi Banser, silaturahim bukan sekadar tradisi, melainkan energi ideologis yang terus diperbarui. Ia adalah napas panjang perjuangan, tali tak kasatmata yang menghubungkan satu kader dengan kader lainnya, dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Dari Pondok Pesantren Riyadhutholibiyah, pesan itu kembali dipancarkan: bahwa Banser Wilayah II Kabupaten Sukabumi siap melangkah bersama, serentak dalam barisan, kokoh dalam persaudaraan, dan teguh dalam pengabdian. Sebab sejatinya, Banser adalah rumah besar pengabdian—dan silaturahim adalah tiang penyangganya.

_________

Editor : Moch Fahmi Amiruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cermin yang Dikirim Langit di Tengah Ragu—Saat Semesta Memberi Tanda dan Menggenapkan Kehendak-Nya

7 April 2026 - 00:52 WIB

“Habib Syarief: 4 Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Jalan Menyelamatkan Anak Indonesia”

17 Maret 2026 - 15:55 WIB

“Saat Polarisasi Menguat, 4 Pilar Didorong Jadi Kompas Moral Bangsa”

16 Maret 2026 - 13:43 WIB

DPR RI Habib Syarief : Menakar Kebijakan PPPK Paruh Waktu: Antara Efektivitas, Keadilan, dan Beban Anggaran Negara

8 Maret 2026 - 17:25 WIB

” Ketika Piring Lebih Diutamakan dari Pikiran “

1 Maret 2026 - 18:34 WIB

Trending di News