Menu ✖

Mode Gelap
Cermin yang Dikirim Langit di Tengah Ragu—Saat Semesta Memberi Tanda dan Menggenapkan Kehendak-Nya “Habib Syarief: 4 Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Jalan Menyelamatkan Anak Indonesia” “Saat Polarisasi Menguat, 4 Pilar Didorong Jadi Kompas Moral Bangsa” Di Antara Nafas dan Langkah: Mencari Arah Hidup dalam Cermin Kebermanfaatan DPR RI Habib Syarief : Menakar Kebijakan PPPK Paruh Waktu: Antara Efektivitas, Keadilan, dan Beban Anggaran Negara ” Ketika Piring Lebih Diutamakan dari Pikiran “

Politik

Megawati Soekarnoputri Dikukuhkan Kembali Sebagai Ketua Umum PDIP Lewat Kongres VI di Bali

badge-check


					Megawati Soekarnoputri Dikukuhkan Kembali Sebagai Ketua Umum PDIP Lewat Kongres VI di Bali Perbesar

Nuqtoh.or.id, Bali – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi menggelar Kongres VI di Bali Nusa Dua Convention Center, pada 1–2 Agustus 2025. Dalam forum tertinggi partai tersebut, Megawati Soekarnoputri kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum untuk masa bakti 2025–2030. Proses pengukuhan dilakukan secara aklamasi dan menjadi salah satu agenda utama dalam kongres yang berlangsung secara tertutup.

Kongres yang mengusung tema “Satyam Eva Jayate, Berderap Dalam Satu Barisan” itu dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPD, DPC, dan DPP PDIP dari seluruh Indonesia. Para peserta diwajibkan membawa kartu identitas partai dan tidak diperkenankan membawa ponsel selama rangkaian acara berlangsung. Pengamanan dilakukan ketat oleh Satgas internal PDIP dibantu pecalang adat setempat.

Ketua Steering Committee Kongres, Komarudin Watubun, menyatakan bahwa pengukuhan Megawati sudah diputuskan melalui Rakernas sebelumnya, sehingga tinggal diumumkan secara resmi dalam forum kongres.

“Ini bukan proses pemilihan biasa, tapi bentuk konsolidasi kekuatan partai yang telah disepakati secara menyeluruh,” tegas Komarudin.

Namun, dalam momentum penting tersebut, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, tidak tampak hadir. Ketidakhadiran ini menimbulkan sejumlah spekulasi, terutama karena Hasto baru saja mendapatkan amnesti presiden setelah terseret dalam kasus hukum beberapa bulan lalu. Meski begitu, pihak internal PDIP belum memberikan pernyataan resmi terkait absennya Hasto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Habib Syarief: 4 Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Jalan Menyelamatkan Anak Indonesia”

17 Maret 2026 - 15:55 WIB

“Saat Polarisasi Menguat, 4 Pilar Didorong Jadi Kompas Moral Bangsa”

16 Maret 2026 - 13:43 WIB

DPR RI Habib Syarief : Menakar Kebijakan PPPK Paruh Waktu: Antara Efektivitas, Keadilan, dan Beban Anggaran Negara

8 Maret 2026 - 17:25 WIB

” Ketika Piring Lebih Diutamakan dari Pikiran “

1 Maret 2026 - 18:34 WIB

Menguji Keadilan PPPK Paruh Waktu di Bandung Raya

24 Februari 2026 - 10:04 WIB

Trending di News