Menu ✖

Mode Gelap
Cermin yang Dikirim Langit di Tengah Ragu—Saat Semesta Memberi Tanda dan Menggenapkan Kehendak-Nya “Habib Syarief: 4 Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Jalan Menyelamatkan Anak Indonesia” “Saat Polarisasi Menguat, 4 Pilar Didorong Jadi Kompas Moral Bangsa” Di Antara Nafas dan Langkah: Mencari Arah Hidup dalam Cermin Kebermanfaatan DPR RI Habib Syarief : Menakar Kebijakan PPPK Paruh Waktu: Antara Efektivitas, Keadilan, dan Beban Anggaran Negara ” Ketika Piring Lebih Diutamakan dari Pikiran “

Daerah

Kampus Pergerakan Umat: Mahasiswa STAI Al-Masthuriyah Mulai PPL di MA Nurul Huda Yaspin

badge-check


					Kampus Pergerakan Umat: Mahasiswa STAI Al-Masthuriyah Mulai PPL di MA Nurul Huda Yaspin Perbesar

Nuqtoh.or.id, Sukabumi – Senin, 4 Agustus 2025 — Sebagai bagian dari komitmen pengabdian dan gerakan transformasi pendidikan, STAI Al-Masthuriyah Sukabumi, yang dikenal sebagai Kampus Pergerakan Umat, secara resmi melepas Kelompok 9 Mahasiswa PPL untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di MA Nurul Huda Yaspin, Kabupaten Sukabumi.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Gedung Hj. Khoeriyah Nurul Huda dan dibuka secara resmi oleh Kepala MA Nurul Huda, Dr. KH. Zaini Maki, M.Pd., didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Moch Fahmi Amiruddin, M.Pd.

Sebanyak 9 orang mahasiswa akan melaksanakan PPL selama kurang lebih 1 Bulan, terhitung sejak 04 Agustus hingga 06 September 2025, sebagai bagian dari angkatan pertama kelas kerjasama guru Madrasah Diniyah – program inovatif yang mengintegrasikan penguatan kapasitas guru dengan pengalaman lapangan berbasis komunitas.

“STAI Al-Masthuriyah bukan hanya mencetak akademisi, tetapi kader pergerakan umat yang siap mengabdi dan menjawab tantangan zaman,” ujar Moch Fahmi Amiruddin dalam sambutannya. Ia menegaskan pentingnya integritas, spiritualitas, dan profesionalitas selama mahasiswa menjalani praktik di lingkungan madrasah.

Sementara itu, Dr. KH. Zaini Maki, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini dan berharap agar mahasiswa PPL mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya hadir secara akademik, tetapi juga membawa nilai-nilai keislaman yang membumi.

 

“Kehadiran mahasiswa PPL harus menjadi bagian dari perjuangan pendidikan umat. Ini bukan sekadar praktik, tetapi proses membentuk pribadi pendidik yang berkarakter, berilmu, dan berakhlak,” ujarnya.

Program PPL ini akan mencakup berbagai kegiatan, mulai dari observasi kelas, praktik mengajar, asistensi kegiatan kesiswaan, hingga keterlibatan dalam manajemen pendidikan madrasah. Seluruh proses dijalankan dalam semangat pengabdian, kolaborasi, dan pemberdayaan.

Perwakilan mahasiswa dari Kelompok 9 menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan dan menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam proses pembelajaran dan kehidupan sosial madrasah selama masa penugasan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar PPL ini menjadi titik awal bagi para mahasiswa untuk lebih memahami realitas pendidikan masyarakat serta menguatkan visi sebagai penggerak umat di tengah dinamika zaman.

___

Editor : Ridwan Agustian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Habib Syarief: 4 Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Jalan Menyelamatkan Anak Indonesia”

17 Maret 2026 - 15:55 WIB

“Saat Polarisasi Menguat, 4 Pilar Didorong Jadi Kompas Moral Bangsa”

16 Maret 2026 - 13:43 WIB

DPR RI Habib Syarief : Menakar Kebijakan PPPK Paruh Waktu: Antara Efektivitas, Keadilan, dan Beban Anggaran Negara

8 Maret 2026 - 17:25 WIB

” Ketika Piring Lebih Diutamakan dari Pikiran “

1 Maret 2026 - 18:34 WIB

Menguji Keadilan PPPK Paruh Waktu di Bandung Raya

24 Februari 2026 - 10:04 WIB

Trending di News