Cihampelas, 9 November 2025 — Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Cihampelas kembali menggelar kegiatan rutin bulanan bertajuk NGABAKO (Ngaji, Babati, Kolaborasi) yang kali ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Azzarkasyiyah.
Kegiatan NGABAKO merupakan program sinergi antara penguatan spiritual melalui kajian kitab dan peningkatan kapasitas kader dalam bidang digitalisasi ekonomi. Melalui kegiatan ini, GP Ansor Cihampelas berkomitmen untuk terus melahirkan kader yang bertumbuh dalam ilmu, berkembang dalam karya, dan berdaya dalam ekonomi.

Pada edisi kali ini, selain kajian kitab Kaifa Takunu Ghoniyyan oleh Sahabat Ust. Mukhlas, turut hadir Sahabat Ahsan yang juga anggota GP Ansor Cihampelas sekaligus mentor bisnis digital di platform Shopee.
Dari kegiatan NGABAKO inilah lahir sebuah inisiatif baru bernama “Ansor Go On”, yaitu wadah pembinaan dan pendampingan kader GP Ansor untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital entrepreneurship. Fokus utama program ini adalah pemberdayaan ekonomi kader melalui pelatihan dan praktik berjualan di platform Shopee.
Dalam penjelasannya, Sahabat Ahsan mengatakan:
“Banyak kader Ansor yang punya semangat tapi belum punya arah untuk memulai usaha online. Melalui ‘Ansor Go On’, kita ingin mendampingi mereka agar mampu beradaptasi dengan era digital dan memiliki penghasilan dari usaha online, khususnya melalui Shopee. Kita akan buat grup WhatsApp sebagai ruang belajar bersama bagi kader yang punya komitmen untuk bertumbuh dan berdaya.”
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Cihampelas, Sahabat Diky Novanshah, menegaskan bahwa NGABAKO adalah bentuk nyata kolaborasi antara penguatan keilmuan dan kemandirian ekonomi kader.
“Kami ingin kader Ansor tidak hanya kuat dalam spiritual, tapi juga tangguh dalam ekonomi. Melalui NGABAKO dan program Ansor Go On, kita membuka jalan agar kader bisa mandiri, produktif, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Kemandirian kader adalah kemandirian organisasi,” ujar Diky.
Kegiatan NGABAKO yang dikemas ringan dan inspiratif ini diharapkan menjadi ruang sinergi antar kader dalam mengembangkan potensi diri, membangun jejaring ekonomi digital, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam berorganisasi.
Harapan ke depan, program NGABAKO dan Ansor Go On dapat menjadi model pemberdayaan kader Ansor di tingkat kecamatan lain, sebagai bagian dari gerakan transformasi kader Ansor yang berdaya, berdampak, dan bermartabat.












