Menu

Mode Gelap
Komisi I DPRD KBB Tinjau Lokasi Bencana di Desa Kertawangi, Sandi Supyandi: “Negara Tidak Boleh Absen di Tengah Derita Warga” EMPIRISME: KETIKA AKAL TURUN KE TANAH Doa Solidaritas dan Rakerancab GP Ansor Cipeundeuy Teguhkan Kepedulian Kemanusiaan dan Konsolidasi Organisasi Ketika Dunia Mengutuk, Langit Mencatat Ketika Akal Menggugat Takhta Langit: Rasionalisme dan Awal Modernitas Cahaya yang Tak Pernah Padam: Haul Pendiri dan Masyayikh Al-Masthuriyah 2026

News

Gerakan Pemuda Ansor Cipeundeuy Kecam Konten Trans7 yang Menghina Kyai, Santri, dan Kehidupan Pesantren

badge-check

Cipeundeuy, 14 Oktober 2025— Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Cipeundeuy menyampaikan protes keras terhadap salah satu tayangan di Trans 7 yang dinilai telah mengandung unsur penghinaan terhadap kyai, santri, dan kehidupan pesantren. Tayangan tersebut menuai reaksi luas dari masyarakat karena dianggap melecehkan simbol-simbol keagamaan dan nilai luhur pesantren yang selama ini menjadi benteng moral bangsa.

Ketua GP Ansor Cipeundeuy menyatakan bahwa konten seperti itu tidak hanya melukai perasaan warga Nahdliyin dan komunitas pesantren, tetapi juga berpotensi merusak citra lembaga penyiaran nasional yang seharusnya menjunjung tinggi nilai edukasi, etika, dan budaya bangsa.

“Kami menilai tayangan itu mencederai kehormatan ulama dan santri. Pesantren bukan objek lelucon, melainkan lembaga yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa dan menjadi penjaga moral masyarakat,” tegas Ketua GP Ansor Cipeundeuy.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral, GP Ansor Cipeundeuy mengeluarkan lima tuntutan resmi kepada pihak Trans 7, yakni:

  1. Meminta permintaan maaf terbuka kepada seluruh kyai, santri, dan masyarakat pesantren melalui siaran resmi di televisi dan media sosial Trans 7.

  2. Menarik dan menghapus seluruh tayangan maupun cuplikan yang berisi unsur penghinaan terhadap pesantren dari seluruh platform digital.

  3. Mendorong KPI untuk memberikan sanksi tegas terhadap program dan pihak yang terlibat, serta meminta Trans 7 melakukan evaluasi internal mendalam.

  4. Mengajak Trans 7 berkomitmen menghadirkan konten yang edukatif dan berbudaya, serta membuka ruang kerja sama dengan lembaga pesantren dalam pengembangan tayangan positif.

  5. Menuntut diadakannya dialog terbuka antara manajemen Trans 7 dan perwakilan GP Ansor serta tokoh pesantren, sebagai langkah pemulihan moral dan pemahaman publik.

“Kami tidak anti-hiburan, tetapi hiburan tidak boleh menginjak nilai agama dan kehormatan ulama. Bila tuntutan ini diabaikan, kami siap menempuh langkah hukum dan aksi sosial sesuai koridor konstitusional,” tambahnya.

Gerakan Pemuda Ansor Cipeundeuy juga mengajak seluruh kader dan masyarakat luas untuk tetap menempuh jalur damai dan bermartabat dalam menyampaikan aspirasi, sekaligus terus menjaga nama baik pesantren dan tradisi Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

EMPIRISME: KETIKA AKAL TURUN KE TANAH

28 Januari 2026 - 18:35 WIB

Doa Solidaritas dan Rakerancab GP Ansor Cipeundeuy Teguhkan Kepedulian Kemanusiaan dan Konsolidasi Organisasi

25 Januari 2026 - 15:34 WIB

Ketika Dunia Mengutuk, Langit Mencatat

25 Januari 2026 - 08:45 WIB

Cahaya yang Tak Pernah Padam: Haul Pendiri dan Masyayikh Al-Masthuriyah 2026

18 Januari 2026 - 03:50 WIB

Merawat Api Perjuangan: BANSER Wilayah II Sukabumi Perkuat Sinergi Organisasi

17 Januari 2026 - 16:19 WIB

Trending di Collection