Bandung Barat — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Cipeundeuy menggelar kegiatan Doa Solidaritas Kemanusiaan dan Rapat Kerja Anak Cabang (Rakerancab) pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap korban bencana longsor di wilayah Cisarua Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, sekaligus momentum strategis penguatan konsolidasi organisasi.
Doa solidaritas dipanjatkan bersama sebagai ikhtiar spiritual dan wujud kehadiran moral GP Ansor bagi masyarakat yang terdampak bencana. Kegiatan ini menegaskan bahwa GP Ansor tidak hanya hadir dalam ruang-ruang struktural organisasi, tetapi juga dalam persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian dan kebersamaan.

Selain doa bersama, Rakerancab menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi program, menyusun arah kebijakan organisasi, serta memperkuat kaderisasi agar GP Ansor Cipeundeuy tetap solid, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Cipeundeuy, Sahabat Ahmad Kodir Nuramdani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi dari nilai dasar pengabdian Ansor yang mengedepankan kemanusiaan dan silaturahmi.
“Doa solidaritas ini adalah pengingat bahwa kekuatan organisasi bukan semata pada struktur, tetapi pada kepekaan sosial dan kepedulian kemanusiaan. GP Ansor harus hadir bukan hanya saat program berjalan, tetapi juga saat masyarakat sedang berduka,” ujar Ahmad Kodir.
Ia menambahkan bahwa Rakerancab menjadi ruang konsolidasi yang penting di tengah derasnya dinamika organisasi dan sosial saat ini.
“Di era gempuran organisasi sana-sini, kami di PAC GP Ansor Cipeundeuy berniat tulus untuk terus berkhidmat. Cukup dengan meluangkan waktu untuk bersilaturahmi, berbagi ruang dialog, dan menjaga kebersamaan, organisasi akan tetap hidup dan relevan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kaderisasi PC GP Ansor Kabupaten Bandung Barat, Sahabat Mansyur Suryana, M.Pd, menilai kegiatan ini sebagai cerminan karakter kader Ansor yang kuat secara ideologis dan sosial.
“Doa solidaritas adalah wujud kehadiran moral GP Ansor di tengah masyarakat, sedangkan Rakerancab memastikan proses kaderisasi dan konsolidasi organisasi terus berjalan dengan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kebermanfaatan,” jelas Mansyur.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan GP Ansor terletak pada kesungguhan kader dalam menjaga silaturahmi dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kecamatan Cipeundeuy berharap dapat semakin mempererat ikatan antar kader, meneguhkan semangat pengabdian, serta memastikan organisasi tetap menjadi rumah bersama yang teduh, inklusif, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.















