Menu ✖

Mode Gelap
Cermin yang Dikirim Langit di Tengah Ragu—Saat Semesta Memberi Tanda dan Menggenapkan Kehendak-Nya “Habib Syarief: 4 Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Jalan Menyelamatkan Anak Indonesia” “Saat Polarisasi Menguat, 4 Pilar Didorong Jadi Kompas Moral Bangsa” Di Antara Nafas dan Langkah: Mencari Arah Hidup dalam Cermin Kebermanfaatan DPR RI Habib Syarief : Menakar Kebijakan PPPK Paruh Waktu: Antara Efektivitas, Keadilan, dan Beban Anggaran Negara ” Ketika Piring Lebih Diutamakan dari Pikiran “

News

Cahaya yang Tak Pernah Padam: Haul Pendiri dan Masyayikh Al-Masthuriyah 2026

badge-check


					Cahaya yang Tak Pernah Padam: Haul Pendiri dan Masyayikh Al-Masthuriyah 2026 Perbesar

Waktu tidak pernah benar-benar berlalu. Ia hanya berpindah bentuk—menjadi ingatan, menjelma nilai, lalu diwariskan sebagai arah. Dalam kesadaran itulah haul hadir, bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ikrar batin untuk menjaga cahaya yang pernah dinyalakan para pendahulu.

Pondok Pesantren Al-Masthuriyah Sukabumi menggelar Peringatan Haul 2026 Pendiri dan Masyayikh Pondok Pesantren Al-Masthuriyah, yang dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 17–18 Januari 2026, bertempat di Pondok Pesantren Al-Masthuriyah, Sukabumi.

Haul ini menjadi ruang perjumpaan lintas waktu, tempat generasi hari ini menundukkan kepala pada jasa, sekaligus meneguhkan langkah untuk masa depan. Nama-nama besar yang telah meletakkan fondasi keilmuan, akhlak, dan pengabdian kembali dihadirkan dalam doa dan zikir bersama.

Di antara para pendiri dan masyayikh yang dikenang dalam haul ini adalah:

Pendiri dan Masyayikh Pondok Pesantren Al-Masthuriyah

Habib Syekh bin Salim Al-Athos

KH. Muhammad Masthuro

Para Almarhumin dan Almarhumat Masyayikh serta Dzurriyah Al-Masthuriyah

  • Nyai Momoh (Fatimah)
  • Hj. Hafsoh
  • KH. Syihabudin Masthuro
  • KH. E. Fachrudin Masthuro
  • Hj. Yayah Badriah
  • KH. Ahmad Mubaroq
  • Hj. Umi Bahiya
  • KH. Uci Sanusi
  • Hj. Dedeh Roihanah
  • Ust. M. Sanusi
  • Hj. Siti Nafisah
  • KH. Syukandi
  • Hj. R. Khodijah
  • Hj. Siti Habibah
  • KH. Ujang Thobari
  • Hj. Siti Sobihat
  • KH. Daman Azhar
  • KH. Muhammad Syarkondi

serta seluruh almarhumin dan almarhumat Keluarga Besar Al-Masthuriyah.

Deretan nama tersebut bukan sekadar daftar, melainkan simpul-simpul cahaya yang menyusun sejarah panjang pesantren. Dari mereka, ilmu ditanamkan dengan kesabaran, akhlak diteladankan dengan keteguhan, dan pengabdian dijalankan tanpa pamrih.

Dalam lanskap haul ini, kibaran Merah Putih berdampingan dengan panji hijau keislaman, menegaskan jati diri pesantren sebagai penjaga iman sekaligus perawat kebangsaan. Sebuah harmoni yang sejak awal ditanamkan oleh para pendiri Al-Masthuriyah.

Haul ini tidak berhenti pada mengenang, tetapi menggerakkan, bahwa doa harus menjelma daya, dan ingatan harus berbuah tanggung jawab. Sebab warisan para masyayikh bukan nostalgia, melainkan amanah yang harus terus dihidupkan.

Peringatan Haul Al-Masthuriyah 2026 pada akhirnya menjadi penanda: selama sanad keilmuan dijaga, doa terus dipanjatkan, dan nilai diwariskan, maka cahaya para guru tidak pernah benar-benar padam—ia hanya berpindah tangan, dari satu generasi ke generasi berikutnya.

__________

Penulis : Moch Fahmi Amiruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cermin yang Dikirim Langit di Tengah Ragu—Saat Semesta Memberi Tanda dan Menggenapkan Kehendak-Nya

7 April 2026 - 00:52 WIB

“Habib Syarief: 4 Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Jalan Menyelamatkan Anak Indonesia”

17 Maret 2026 - 15:55 WIB

“Saat Polarisasi Menguat, 4 Pilar Didorong Jadi Kompas Moral Bangsa”

16 Maret 2026 - 13:43 WIB

DPR RI Habib Syarief : Menakar Kebijakan PPPK Paruh Waktu: Antara Efektivitas, Keadilan, dan Beban Anggaran Negara

8 Maret 2026 - 17:25 WIB

” Ketika Piring Lebih Diutamakan dari Pikiran “

1 Maret 2026 - 18:34 WIB

Trending di News