Cikalongwetan, Bandung Barat — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Cikalongwetan menyelenggarakan Seminar Fiqih Perempuan dengan tema “Mengupas Problematika Haid, Nifas, dan Istihadloh”, bertempat di MTs Negeri 4 Bandung Barat, Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PAC Fatayat NU Cikalongwetan dengan Tim Seminar Jatibaraya Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri. Seminar juga menjadi bagian dari Program Safari Syahriyahan yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Fatayat NU Bandung Barat. Pada pelaksanaan bulan Februari ini, PAC Fatayat NU Cikalongwetan dipercaya menjadi tuan rumah ke-2 setelah sebelumnya kegiatan serupa dilaksanakan di PAC Fatayat NU Lembang.
Seminar diikuti oleh 229 peserta yang berasal dari anggota Fatayat NU se-Kecamatan Cikalongwetan, anggota Harokah Majelis Ta’lim, serta dihadiri oleh jajaran Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Cikalongwetan. Para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai fiqih perempuan, khususnya persoalan haid, nifas, dan istihadloh, yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua PAC Fatayat NU Cikalongwetan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan perempuan secara komprehensif dan aplikatif. “Diharapkan seminar ini dapat memberikan dampak positif bagi perempuan, baik dalam aspek keilmuan, ibadah, maupun peran sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Ke depan, Fatayat NU berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang edukatif yang memperkuat kapasitas dan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.











