Menu ✖

Mode Gelap
Cermin yang Dikirim Langit di Tengah Ragu—Saat Semesta Memberi Tanda dan Menggenapkan Kehendak-Nya “Habib Syarief: 4 Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Jalan Menyelamatkan Anak Indonesia” “Saat Polarisasi Menguat, 4 Pilar Didorong Jadi Kompas Moral Bangsa” Di Antara Nafas dan Langkah: Mencari Arah Hidup dalam Cermin Kebermanfaatan DPR RI Habib Syarief : Menakar Kebijakan PPPK Paruh Waktu: Antara Efektivitas, Keadilan, dan Beban Anggaran Negara ” Ketika Piring Lebih Diutamakan dari Pikiran “

Artikel

ISLAM WASATHIYAH

badge-check


					ISLAM WASATHIYAH Perbesar

Oleh : Faiq Haidar Ali Kholilullah
_Sekretaris MDS Rijalul Ansor Kab. Sukabumi_

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Sebagaimana kita ketahui bahwa didalam Islam terdapat beberapa golongan, yang masing-masing menganggap bahwa dirinya paling benar, akan tetapi kendati demikian diperlukan pendalaman secara argumentatif untuk menjadi penguat keyakinannya masing-masing.

Maka dari itu, disini saya akan mencoba menjelaskan sekilas tentang mana golongan yang benar, dan mana golongan yang sesat. berdasarkan dalil dan pandangan para Ulama, dengan demikian jelaslah sudah mana golongan yang akan selamat yang telah di nubuwatkan oleh Rasulullah Saw.

Mengutip dalam kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jama’ah karya Hadrotussyeikh Hasyim Asy’ary, dan kitab Roudloh At-Tholibin wa Umdah As-Salikin karya Hujjatul Islam Imam Abu Hamid Al-Ghazali. Berawal dari sabda Rasulullah Saw, yaitu :

افترقت اليهود على إحدى وسبعين فرقة، وتفرقت النصارى على اثنتين وسبعين فرقة، وتفرقت أمتي على ثلاث وسبعين فرقة، كلها فى النار إلا واحدة، قالوا: ومن هم يارسول الله ؟ قال: هم الذي أنا عليه وأصحابي

“ Kaum Yahudi telah terpecah menjadi 71 golongan, Nasrani akan terpecah menjadi 72 golongan, sedangkan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, kesemuanya akan masuk Neraka kecuali hanya 1 golongan (yang selamat), Sahabat bertanya : Siapa mereka golongan yang selamat wahai Rasulallah ?, Rasul menjawab : mereka adalah golongan yang mengikutiku dan para sahabatku “. (HR Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Hibban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cermin yang Dikirim Langit di Tengah Ragu—Saat Semesta Memberi Tanda dan Menggenapkan Kehendak-Nya

7 April 2026 - 00:52 WIB

Di Antara Nafas dan Langkah: Mencari Arah Hidup dalam Cermin Kebermanfaatan

12 Maret 2026 - 22:03 WIB

Di Antara Bara dan Rahim Bumi: Sukabumi Menakar Energi dalam Timbangan Maslahat

13 Februari 2026 - 18:13 WIB

foto : istimewa (hanya ilustrasi)

Ketika Akal Menolak Berlutut: Pencerahan, Moral Otonom, dan Martabat Manusia

10 Februari 2026 - 11:40 WIB

Ketika Negara “Tak Tahu”: Polemik Guru Swasta dan Ujian Konsistensi Kemenag

9 Februari 2026 - 14:32 WIB

Trending di Artikel