Sukabumi, Nuqtoh.or.id – Aula PCNU Kabupaten Sukabumi menjadi saksi peneguhan arah juang Gerakan Pemuda Ansor pada Sabtu, 07 Februari 2026. Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Sukabumi masa khidmah 2025–2029 berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan, dengan mengusung tema “Ansor Satu Barisan, Bergerak, Terpimpin, dan Berdaya.”
Momentum inaugurasi ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan ikrar kolektif untuk meneguhkan kembali khidmah Ansor sebagai pilar pemuda Nahdlatul Ulama yang setia pada ulama, bangsa, dan negara. Di tengah tantangan zaman yang bergerak cepat, Ansor menegaskan diri sebagai barisan yang solid, terorganisir, dan mampu menjawab kebutuhan sosial masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sukabumi H. Asep Jafar, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Sukabumi KH. Anshori Fudholi, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sukabumi Dr. Drs. KH. Ece Mubarok, M.Sc., M.M., M.Pd, Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor Sahabat H. Affan, Kasat Intel Polres Kabupaten Sukabumi, Anggota DPR RI Fraksi PKB Zaenul Munasichin, M.A, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB Hasim Adnan, S.Ag, Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Barat, para penasehat PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi, serta Banom NU yang hadir seperti Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU, dan IPPNU.
Turut hadir pula Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi Bung Yandra Utama Santosa, serta para Ketua dan perwakilan Pimpinan Anak Cabang GP Ansor se-Kabupaten Sukabumi, yang mempertegas bahwa Ansor adalah rumah besar pemuda yang hidup dari kebersamaan dan kerja kolektif.

Tema yang diusung mencerminkan arah strategis organisasi: satu barisan sebagai simbol persatuan, bergerak sebagai wujud kerja nyata, terpimpin sebagai kepatuhan struktural dan ideologis, serta berdaya sebagai cita-cita kemandirian kader dan organisasi.
Bupati Kabupaten Sukabumi, H. Asep Jafar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran strategis Gerakan Pemuda Ansor sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, serta mendorong pembangunan berbasis nilai kebangsaan dan keagamaan.
“GP Ansor bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi kekuatan sosial yang telah teruji sejarah. Ansor hadir sebagai penjaga harmoni, perekat persaudaraan, dan pelopor gerakan positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tema Ansor Satu Barisan, Bergerak, Terpimpin, dan Berdaya sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan struktural pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif organisasi kepemudaan yang memiliki akar kuat di masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Sukabumi membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan GP Ansor. Kita membutuhkan pemuda yang bergerak, bukan sekadar bersuara; pemuda yang terpimpin oleh nilai, bukan oleh kepentingan sesaat; serta pemuda yang berdaya dan mampu menjadi solusi,” tambahnya.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi Ahmad Firdaus menyampaikan dalam sambutannya bahwa masa khidmah 2025–2029 akan difokuskan pada penguatan kaderisasi, kemandirian ekonomi organisasi, serta peran aktif Ansor dalam menjaga harmoni sosial di Kabupaten Sukabumi.
“Ansor hari ini tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kita adalah satu barisan, dengan komando yang jelas, dengan tujuan yang sama. Bergerak bukan sekadar hadir, tetapi bekerja. Terpimpin bukan sekadar patuh, tetapi sadar akan tanggung jawab. Dan berdaya bukan sekadar slogan, melainkan kemampuan menjawab persoalan umat dan bangsa, Khidmah ini adalah amanah. Dan amanah hanya bisa dijaga dengan kerja yang jujur, ikhlas, dan terukur,” Tegasnya.
Dalam sambutannya, Ketua PP GP Ansor Sahabat H. Affan menekankan pentingnya disiplin organisasi dan loyalitas struktural sebagai kekuatan utama GP Ansor.
“Ansor adalah organisasi kader, bukan organisasi euforia. Satu barisan berarti tidak ada agenda pribadi di atas agenda jam’iyyah. Bergerak berarti hadir di tengah umat. Terpimpin berarti setia pada ulama dan keputusan organisasi. Dan berdaya berarti mandiri, kuat, serta memberi manfaat.”
Ia mengapresiasi semangat Ansor Sukabumi yang dinilai konsisten menjaga nilai ke-NU-an dan kebangsaan dalam praktik nyata.
Wakil Ketua PW Ansor Jawa Barat Dr. Rizalah Luqman menyampaikan bahwa GP Ansor Jawa Barat menaruh harapan besar kepada PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi sebagai lokomotif gerakan kepemudaan di daerah.
“Ansor harus menjadi jawaban, bukan penonton. Menjadi solusi, bukan sekadar simbol. Kekuatan Ansor terletak pada kader yang terlatih, terdidik, dan terikat secara ideologis dengan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.”
Ia menegaskan pentingnya konsolidasi kader dari tingkat cabang hingga ranting sebagai fondasi gerakan yang berkelanjutan.

Ketua Panitia Givan Muhammad Nur Islami menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara inaugurasi dengan lancar dan tertib.
“Inaugurasi ini adalah hasil kerja kolektif sahabat-sahabat Ansor. Ini bukan tentang panitia, tetapi tentang kebersamaan. Kami berharap momentum ini menjadi titik awal kerja-kerja besar Ansor Sukabumi ke depan.”
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik moril maupun materil.
Dalam tausiyahnya, Rois Syuriah PCNU Kab. Sukabumi KH. Anshori Fudholi mengingatkan bahwa Ansor adalah penjaga nilai dan akhlak dalam gerak organisasi.
“Ansor harus kuat lahir dan batin. Kuat organisasinya, dan bersih niatnya. Jangan lelah berkhidmah, karena khidmah yang tulus akan selalu menemukan jalannya sendiri.”
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan dalam NU dan Ansor bukanlah kekuasaan, melainkan tanggung jawab moral dan spiritual.
Dengan inaugurasi ini, PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi masa khidmah 2025–2029 resmi melangkah. Satu barisan telah dirapatkan, arah telah ditetapkan, dan khidmah telah dimulai—bergerak bersama, terpimpin oleh nilai, dan berdaya untuk umat, daerah, serta Indonesia.









